Selasa, 02 April 2019

STARTUP DAN JENISNYA

PENGANTAR BISNIS TEKNOLOGI INFORMASI


DISUSUN OLEH :

NAMA : DIAN AGUSTINA
KELAS : 4KA19
NPM : 17115452




FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INORMASI
JURUSAN SISTEM INFORMASI
UNIVERISTAS GUNADARMA
ATA 2018/2019


STARTUP DAN JENISNYA


STARTUP 



   Penerapan dunia teknologi, terutama internet di dunia bisnis membuat siapapun dapat membuat sebuah bisnis dengan mudah & cepat. Apalagi beberapa tahun belakangan ini, Indonesia masuk ke dalam euforia ‘startup’ dimana para entrepreneur – entrepreneur muda menciptakan bisnis ‘startup’ yang memiliki inovasi & kreatifitas tanpa batas.
   Kata ‘startup’ pun menjadi sangat familiar di dunia entrepreneur, namun tidak sedikit yang belum mengetahui arti dari kata ‘startup’ itu sendiri. Disini kita akan membahas lebih lanjut definisi dari kata startup.

Apa Itu Perusahaan Startup?

Definisi & Pengertian Startup

   Apa itu startup? Pada dasarnya startup (atau start-up) adalah sebuah perusahaan yang berjalan dibawah 5 tahun alias perusahaan yang baru saja dirintis. Menurut wikipedia, startup adalah perusahaan yang belum lama beroperasi. Oleh karena itu startup sering disebut sebagai perusahaan rintisan. Namun pada sekitar tahun 2000an sejak masa industri ‘dot-com’ populer, pergeseran makna ‘startup’ di dunia bisnis pun mengalami pergeseran arti.
   Jika dulu startup disebut semua bisnis yang baru saja berjalan, tetapi saat ini arti bisnis startup sudah tidak dimaksud & didefinisikan dengan maksud tersebut. Saat ini, definisi arti dari Startup adalah sebuah usaha yang baru berjalan dan menerapkan inovasi teknologi untuk menjalankan core business-nya & memecahkan sebuah masalah di masyarakat. Sehingga memiliki sifat ‘disruptive’ didalam sebuah pasar / industri yang sudah ada atau bahkan menciptakan sebuah industri baru.


Apasih Kategori Sebuah Perusahaan Disebut Startup?

1. Berusia Kurang dari 3 Tahun

   Kata startup berasal dari Bahasa Inggris yang merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi atau perusahaan rintisan. Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat. Istilah startup menjadi popular secara internasional pada masa gelembung.com atau gelembung teknologi informasi yang terjadi pada kisaran tahun 1998-2000.

2. Jumlah Karyawan Minimalis

   Karena merupakan perusahaan rintisan yang baru berkembang, umumnya startup memiliki jumlah karyawan yang sedikit. Biasanya jumlah karyawan yang dimiliki sekitar kurang dari lima puluh. Untuk itu, biasanya mereka mencari talent terbaik yang berada dibidangnya. Selain itu, karyawan yang bekerja di startup umumnya berasal dari kaum milenial yang berusia muda dan melek teknologi.

3. Masih Membutuhkan Pendanaan

   Untuk bisa menjalankan bisnis, umumnya startup memperoleh pendanaan dari Investor yang biasa disebut Angel Investor dan Venture Capitalist Utama (investor utama). Menurut Tech In Asia, Angel Investor adalah seorang investor yang menggunakan dana pribadinya untuk berinvestasi pada sebuah startup dengan imbalan saham perusahaan tersebut.

4. Produk Berupa Aplikasi Digital dan Menjadi Solusi

   Meski pengertian sesungguhnya sebuah startup tidak harus bergerak di bidang teknologi, namun beberapa startup yang ada saat ini pasti memiliki aplikasi digital. Hal tersebut dilakukan untuk membuat produk sebuah startup bisa langsung digunakan oleh masyarakat. Contohnya, seperti Go-Jek, Grab, Uber dan kehadiran beberapa pemain lainnya di bidang transportasi yang berupaya untuk mempermudah kebutuhan masyarakat dalam berkendara.

5. Fokus Pada Kebutuhan Konsumen

   Sebuah startup harus berorientasi pada kebutuhan konsumen. Pada dasarnya, sebuah startup harus memiliki kedekatan atau mampu menjadi solusi atas masalah yang ada di lingkungan sekitarnya. Tidak harus memecahkan masalah besar namun cukup dengan masalah yang biasa dihadapi banyak orang namun belum mendapat perhatian khusus. Dengan demikian, startup akan bisa terus berkembang dan bermanfaat bagi sekitar.

UNICORN 


    Unicorn merupakan istilah yang sangat familiar di dunia perusahaan rintisan atau startup. Istilah unicorn digunakan untuk mendeskripsikan perusahaan privat yang telah mengantongi valuasi lebih dari US$1 miliar.
    Perusahaan yang mengantongi status unicorn berdasarkan penilaian yang dikembangkan oleh pemodal ventura dan investor yang berpartisipasi dalam putaran pendanaan. Semua unicorn sejatinya adalah startup, hanya nilainya dinilai berdasarkan potensi pertumbuhan dan perkembangan bisnis.
   Di Asia Tenggara sejauh ini ada tujuh unicorn dengan empat diantaranya berasal dari Indonesia. Keempat startup unicorn tersebut antara lain Bukalapak, Gojek, Traveloka, dan Tokopedia.

DECACORN

   Saat ini Indonesia telah memiliki 2.041 startup. Jika dibandingkan dengan dunia, Amerika Serikat memiliki startup terbanyak dengan 46.491 startup.
   Selain unicorn, ada pula istilah lainnya, yaitu decacorn. Decacorn, dalam dunia keuangan, adalah perusahaan dengan valuasi mencapai US$10 miliar. Sejauh ini, telah ada 15 perusahaan dunia yang 'naik kelas' dari tingkatan unicorn ke level decacorn. Setidaknya di indonesia terdapat Potensi (decacorn) dua tetapi setidaknya satu.










0 komentar:

Posting Komentar

About Me

Followers

GUNADARMA UNIVERSITY

GUNADARMA UNIVERSITY

Popular Posts

 

ASUKAYUKI BLOG Template by Ipietoon Cute Blog Design